Antre Subuh Demi Bimbel, Orang Tua Mulai Tak Percaya Sekolah?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4084696/original/037170100_1657513182-Antusiasme_Murid_Kelas_1_SD_saat_Hari_Pertama_Sekolah-merdeka-4.jpg)
Di Yogyakarta, orang tua antre subuh demi menyelesaikan pendaftaran bimbingan belajar (bimbel) bagi anak mereka. Fenomena ini viral dan menjadi gambaran pendidikan bayangan (shadow education) yang semakin berkembang di Indonesia. Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji menyatakan antrean ini bukan anekdot, melainkan hasil jajak pendapat tidak sengaja yang menunjukkan kehilangan kepercayaan terhadap sekolah formal. Orang tua memilih bimbel karena hasil TKA anak lebih baik dan alumni masuk SMA favorit, bukan karena kualitas sekolah. Indra menyoroti bahwa sekolah sudah dianggap sekadar syarat administrasi, sementara pendidikan yang benar-benar menentukan nasib akademik dipindahkan ke luar lembaga sekolah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 3 September 2026 pukul 10.19
Disdikpora DIY: War Kursi Bimbel SMA Favorit Bukan Berarti Ada Ketimpangan
kumparan · 2 September 2026 pukul 11.52
Kisah Pensiunan Guru Bikin Bimbel di Yogya: Bikin Ortu War Tiket hingga Menginap
Berita terkait
Bimbel di Yogyakarta Diserbu, Dampak Tes Akademik Jadi Sorotan
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 06.39
Rahasia Sukses Bimbel Exist yang Bikin Orang Tua Rela Antre dari Subuh
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 07.39
Pendaftaran TKA Dibuka, Murid Dibolehkan Tak Ikut? Kemendikdasmen Bilang Begini
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 07.50
Seminar Pendidikan Ganesha Operation Dukung Peningkatan Nilai TKA NTT
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 10.43