Disdikpora DIY: War Kursi Bimbel SMA Favorit Bukan Berarti Ada Ketimpangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di Yogyakarta, fenomena "war kursi" bimbel SMA menunjukkan banyak orang tua berjuga mendapat tempat di bimbel favorit demi meningkatkan nilai ASPD dan TKA untuk masuk SMAN. Kepala Disdikpora DIY, Raden Suci Rohmadi, menyatakan ini tidak merupakan ketimpangan kualitas sekolah, melainkan hasil preferensi masyarakat terhadap karakteristik masing-masing sekolah. Pemerintah berupaya meningkatkan mutu pendidikan di seluruh SMA negeri DIY secara merata, bukan hanya fokus pada sekolah tertentu. Selain itu, diperlukan komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat untuk menyebarkan informasi objektif tentang karakteristik setiap sekolah, sehingga orang tua dapat memilih berdasarkan potensi dan kebutuhan anak, bukan persepsi masa lampau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 07.19
Antre Subuh Demi Bimbel, Orang Tua Mulai Tak Percaya Sekolah?
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 06.39
Bimbel di Yogyakarta Diserbu, Dampak Tes Akademik Jadi Sorotan
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 07.39
Rahasia Sukses Bimbel Exist yang Bikin Orang Tua Rela Antre dari Subuh
Berita terkait
Kisah Pensiunan Guru Bikin Bimbel di Yogya: Bikin Ortu War Tiket hingga Menginap
kumparan · 2 September 2026 pukul 11.52
Pendaftaran TKA Dibuka, Murid Dibolehkan Tak Ikut? Kemendikdasmen Bilang Begini
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 07.50
Seminar Pendidikan Ganesha Operation Dukung Peningkatan Nilai TKA NTT
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 10.43
Bukan Cuma Jago Pakai AI, 296 Anak Muda Ini Diajari Cari Masalahnya
Detik.com · 3 September 2026 pukul 10.45