PVMBG Pastikan Tak Ada Potensi Tsunami dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala PVMBG Siti Sumilah Rita Susilawati memastikan Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga) setelah erupsi pada 2 Juli 2026. Status gunung dinaikkan dari Level II (Waspada) ke Level III sejak tanggal erupsi tersebut. PVMBG melakukan pemantauan melalui dua stasiun pengamatan di Pasauran dan Kalianda. Rita menyatakan bahwa pertumbuhan kembali tubuh Gunung Anak Krakatau pasca-erupsi dan longsoran pada 2018 masih relatif kecil, sehingga tidak ada potensi keruntuhan skala besar yang dapat memicu tsunami. Namun, PVMBG tetap melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas dan perubahan morfologi gunung. Masyarakat disarankan tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas, dan warga sekitar diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman seperti awan panas, aliran lava, lontaran batu pijar, dan hujan abu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 September 2026 pukul 13.18
Erupsi Terbaru Anak Krakatau Belum Berpotensi Picu Tsunami Seperti Tahun 2018
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.45
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km
ANTARA News · 5 September 2026 pukul 09.29
BNPB minta masyarakat jangan panik respons erupsi Gunung Anak Krakatau
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 08.41
Erupsi Gunung Anak Krakatau Disertai Dentuman, BNPB Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada
Berita terkait
Penjelasan Lengkap PVMBG terkait Dentuman Keras di Bandung Bersamaan dengan Erupsi Gunung Anak Kraka
JawaPos · 5 September 2026 pukul 16.47
Warga Tak Lagi Rasakan Getaran Imbas Erupsi Anak Krakatau
Detik.com · 5 September 2026 pukul 16.22
Erupsi Terbaru Gunung Anak Krakatau Rusak Kamera Pemantau
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 13.11
Anak Krakatau Erupsi Menerus, Jauhi Radius 3 Kilometer
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 12.19