Penjelasan Lengkap PVMBG terkait Dentuman Keras di Bandung Bersamaan dengan Erupsi Gunung Anak Kraka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dentuman keras yang terdengar di Bandung dan sebagian Pantura Jawa pada malam Jumat (4/9) disebabkan oleh erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Kepala PVMBG Rita Susilawati menjelaskan bahwa energi akustik dari erupsi tersebut merambat hingga ratusan kilometer, sehingga dapat terdengar jauh dari lokus letusan. Fenomena serupa juga pernah terjadi pada erupsi Gunung Anak Krakatau April 2020 dan Gunung Kelud Februari 2014, di mana dentuman keras terdengar di wilayah jauh dari sumbernya. PVMBG masih melakukan pencocokan data dengan BMKG untuk memastikan penyebab sebenarnya. Pada kedua kasus sebelumnya, tidak ditemukan gempa tektonik signifikan yang menjelaskan suara tersebut, mendukung dugaan keterkaitan dengan erupsi gunung berapi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 September 2026 pukul 16.22
Warga Tak Lagi Rasakan Getaran Imbas Erupsi Anak Krakatau
kumparan · 5 September 2026 pukul 15.29
PVMBG Pastikan Tak Ada Potensi Tsunami dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.00
PVMBG Sebut Anak Krakatau Lepas Energi Bisa Merambat Ratusan Kilometer
Detik.com · 5 September 2026 pukul 13.18
Erupsi Terbaru Anak Krakatau Belum Berpotensi Picu Tsunami Seperti Tahun 2018
Berita terkait
Anak Krakatau Erupsi Menerus, Jauhi Radius 3 Kilometer
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 12.19
Erupsi Hingga Muntahkan Lava Air Mancur, Status Aktivitas Gunung Anak Krakatau Masih Siaga
JawaPos · 5 September 2026 pukul 11.45
Dentuman Anak Krakatau Bisa Terdengar sampai Bandung, Kok Bisa?
Detik.com · 5 September 2026 pukul 11.41
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.45