Apakah Diet Keto Aman untuk Penderita Kolesterol Tinggi? Simak Penjelasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Diet ketogenik (keto) menarik perhatian karena efektivitas menurunkan berat badan dan memperbaiki sensitivitas insulin. Namun, bagi penderita kolesterol tinggi, risiko ada karena diet ini mengharuskan konsumsi lemak 70-80% kalori harian. Beberapa penderita mengalami hyperresponder lemak (Lean Mass Hyper-responders) dengan lonjakan ekstrem kolesterol LDL hingga 300 mg/dL. Diet keto tidak disarankan jika penderita kolesterol tinggi juga memiliki atherosklerosis, penyakit kardiovaskular, atau riwayat berat. Penggunaan "clean keto" atau "Mediterranean Keto" lebih aman dengan memilih lemak tidak olahan. Uji klinis menunjukkan diet keto mengurangi lemak hati 67% pada obesitas dan prediabetes, tetapi pemantauan profil lipid penting. Sebelum mencoba, lakukan tes profil lipid lengkap dan konsultasi dengan dokter.
Bagikan
Berita terkait
Uji Klinis Terbaru: Diet Keto Terbukti Atasi Obesitas dan Kurangi Lemak Hati hingga 67 Persen
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 22.20
Perbedaan Diet Keto vs Mediterania: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 22.40
Konsumsi Asupan Makanan Nabati Memiliki Risiko Lebih Rendah Mengalami Penyakit Jantung
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 22.00
Ilmuwan Buat Terobosan! Sekali Suntik, Kolesterol Turun Lebih dari 50%
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 11.45