Konsumsi Asupan Makanan Nabati Memiliki Risiko Lebih Rendah Mengalami Penyakit Jantung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian Harvard T.H. Chan School of Public Health menemukan bahwa konsumsi protein nabati lebih tinggi daripada protein hewani, terutama daging merah dan olahan, menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 19% dan penyakit jantung koroner hingga 27%. Sumber protein nabati seperti kacang, kedelai, lentil, tahu, tempe, dan biji-bijian dapat menggantikan daging. Namun, makanan plant-based ultra-proses justru meningkatkan risiko 7%. Portfolio Diet yang menggabungkan protein nabati, serat larut, dan sterol tumbuhan menurunkan risiko penyakit jantung 14% serta kadar kolesterol LDL. Penggantian bertahap daging dengan makanan nabati berkualitas lebih realistis daripada perubahan ekstrem.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 11.45
Ilmuwan Buat Terobosan! Sekali Suntik, Kolesterol Turun Lebih dari 50%
Berita terkait
Gaya Hidup Pemicu Penumpukan Plak Arteri dan Risiko Jantung Koroner
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 13.00
3 Makanan yang Tidak Baik untuk Penderita Kolesterol Tinggi
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 08.23
Berapa Kadar Kolesterol Normal? Ini Angka yang Perlu Diwaspadai Seiring Usia
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 20.30
Terapi Gen CRISPR Turunkan Kolesterol Jahat 50 Persen dalam Setahun
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 20.13