Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Arab Saudi Bentuk Aliansi Pertahanan Baru Berisi 14 Negara, Mau Apa?

Arab Saudi dan 13 negara lainnya resmi membentuk Aliansi Pertahanan Maritim Multinasional untuk mengamankan jalur pelayaran strategis di Selat Bab al-Mandeb, Laut Merah, dan Teluk Aden. Anggota aliansi meliputi Turki, Kuwait, Bahrain, Qatar, Yordania, Mesir, Pakistan, Djibouti, Somalia, Bangladesh, Yaman, Sudan, dan Komoro. Pembentukan koalisi ini dilakukan di tengah meningkatnya ancaman terhadap rute perdagangan dan pasokan energi global, terutama akibat serangan kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman.

Aliansi akan berfokus pada pertukaran intelijen, berbagi informasi, penyusunan rencana operasi, serta pelaksanaan latihan militer bersama dan operasi maritim. Pemerintah Saudi menegaskan koalisi ini bersifat murni defensif dan tidak menargetkan negara mana pun. Pertemuan pembentukan dihadiri perwakilan 43 negara, namun Uni Emirat Arab dan Oman belum bergabung meski memiliki kepentingan keamanan yang sama di kawasan.

Selat Bab al-Mandeb merupakan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia karena dilalui sekitar 10-12% perdagangan maritim global, termasuk jutaan barel minyak setiap hari. Gangguan di jalur dengan lebar sekitar 29 kilometer di titik tersempit ini berpotensi memicu lonjakan harga energi dunia. Pembentukan aliansi juga menjadi langkah strategis Arab Saudi karena seluruh ekspor minyaknya harus melintasi selat tersebut meski sudah memiliki jalur pipa alternatif.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait