Arab Saudi Disebut Lagi Dilema, MBS Terjepit-Stabilitas Terancam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi terjebak dalam dilema akibat memanasnya konflik AS dan Iran. Meski berusaha menghindari keterlibatan langsung sejak perang pecah pada 28 Februari, Riyadh kini melancarkan operasi gabungan bersama AS terhadap milisi pro-Iran di Irak. Pilihan sulitnya: terus serang balik atau redakan ketegangan demi cegah konflik kawasan meluas.
Dilema ini mengancam stabilitas ekonomi Saudi, terutama program Visi 2030 Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang bertujuan kurangi ketergantungan minyak, tarik investasi asing, dan bangun infrastruktur modern. Serangan drone dan rudal menghantam wilayah Saudi, termasuk fasilitas minyak strategis Abqaiq. Iran juga tutup Selat Hormuz, memaksa Saudi alihkan ekspor sekitar lima juta barel minyak per hari melalui pipa ke terminal Yanbu di Laut Merah.
Namun jalur alternatif itu pun terancam. Houthi membalas serangan Saudi dengan serang bandara Abha dan Jizan serta tingkatkan serangan terhadap kapal-kapal Saudi di Laut Merah, membuat pelayaran melalui Selat Bab el-Mandeb semakin berisiko. Saudi kini menghadapi ancaman ganda dari selatan oleh Houthi dan dari utara oleh milisi Irak, bertolak belakang dengan ambisi Visi 2030 yang butuh stabilitas keamanan dan iklim investasi kondusif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 07.58
Konflik Timur Tengah Meluas, Harga Minyak Dunia Justru Merosot Lebih 1%
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 13.37
Houthi Klaim Paksa 8 Kapal Tanker Arab Saudi untuk Ubah Haluan
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 11.00
Harga Minyak Dunia Melesat Usai Iran Serang Kapal Tanker
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 20.48
Sempat Turun Beruntun, Harga Minyak Dunia Bakal OTW Melonjak 20%?
Berita terkait
Rudal Saudi Gempur Pelabuhan Mokha di Yaman, 6 Orang Tewas
Detik.com · 22 September 2026 pukul 09.12
Riyadh Diserang Rudal Houthi, Asap Hitam Membumbung Dekat Bandara
CNBC Indonesia · 20 September 2026 pukul 07.00
Turun Lagi! Harga Minyak Dunia Tertekan Konflik dan Langkah Arab Saudi
JawaPos · 18 September 2026 pukul 08.30
Pemberontak Houthi Klaim Tembak Jatuh Jet F-15 Arab Saudi di Yaman
Media Indonesia · 18 September 2026 pukul 06.47