Harga Minyak Dunia Melesat Usai Iran Serang Kapal Tanker
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540888/original/091837400_1774840995-5.jpg)
Harga minyak dunia naik pada 31 Juli 2026 setelah Iran mengklaim menyerang dua kapal tanker di Selat Hormuz. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat lebih dari 1% menjadi US$ 84,67 per barel, dan Brent naik ke US$ 90,12. Kenaikan ini membalikkan tren penurunan lebih dari 5% dalam sepekan sebelumnya.
Korps Garda Revolusi Islam Iran menyatakan telah menghantam tanker di Selat Hormuz di bawah pengawalan AS, tetapi organisasi keamanan maritim AS dan Inggris belum mengonfirmasi. CEO Chevron dan Exxon memperingatkan ancaman pasokan minyak meluas dan menekankan perlunya selat dibuka kembali.
Situasi diperparah oleh serangan di Laut Merah dan Laut Hitam, mengganggu kapasitas kilang global sekitar 6 juta barel per hari. Dampak ekonomi terasa di berbagai negara, termasuk kenaikan harga solar untuk petani Brasil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 10.58
Harga Minyak Anjlok Nyaris 5% ke US$83 usai Trump Tunda Serang Iran
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 07.58
Konflik Timur Tengah Meluas, Harga Minyak Dunia Justru Merosot Lebih 1%
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 15.20
2 Kapal Tanker Coba Melintas Tapi Gagal, Iran: Selat Hormuz Wilayah Kami!
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 10.58
Usai Batalkan Serangan Besar-besaran, Trump: AS-Iran Berunding Lagi Hari Ini
Berita terkait
Iran Ungkap 3 Pilot yang Hilang Ditahan Qatar
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Kapal UEA Kembali Diserang di Selat Hormuz
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 00.01
Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 13.01
Donald Trump segera Mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 10.40