Arab Saudi Temukan Harta Karun 110 Juta Ton Bijih Uranium usai Deal Nuklir dengan AS
SINDOnews± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kerajaan Arab Saudi mengumumkan temuan 110 juta ton bijih uranium di Jabal Sayed, dianggap salah satu sumber terbesar di dunia jika terverifikasi. Temuan ini ditunjukkan beberapa bulan setelah Arab Saudi dan AS menandatangani kesepakatan pengembangan energi nuklir. Menteri Energi Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman, menyatakan proyek ini menjadi lokasi mineral tanah jarang signifikan, namun belum diketahui kadar atau konsentrasi uranium serta ekonomisnya proses ekstraksi.
Bagikan
Berita terkait
Fenomena Baru, Ramai Negara Buru 'Obat Kuat' Nuklir dari Bumi ke Bulan
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 09.40
11 Negara Penghasil Uranium Terbesar di Dunia, 75% Penguasa Nuklir Dikunci 3 Negara
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 06.52
Ada 'Harta Karun Langka' Buat 'Nuklir' di RI, Segini Potensinya
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 09.00
RI Punya Potensi 89.000 Ton Uranium Buat 'Nuklir', Ini Penjelasan BRIN
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 17.50