RI Punya Potensi 89.000 Ton Uranium Buat 'Nuklir', Ini Penjelasan BRIN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyajikan inovasi teknologi nuklir ke Presiden Prabowo Subianto. Syaiful Bakhri, Kepala BRIN Tenaga Nuklir, menjelaskan potensi 89.000 ton uranium dan 143.000 ton thorium di Indonesia untuk dukungan PLTN serta aplikasi non-energi seperti pangan dan kesehatan. BRIN juga memaparkan teknologi CNG (Compressed Natural Gas) dengan kapasitas penyimpanan 30 bar, serta biofuel dan bioetanol dari komoditas sawit, sorgum, dan aren dalam rangka implementasi B50.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 17.50
Temui Prabowo, BRIN Paparkan Potensi Nuklir Indonesia
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 17.13
BRIN Ungkap Potensi Uranium di Indonesia Capai 89 Ribu Ton
Berita terkait
Ada 'Harta Karun Langka' Buat 'Nuklir' di RI, Segini Potensinya
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 09.00
BRIN Beberkan Potensi Nuklir RI ke Prabowo, Ada Uranium 89.000 Ton!
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 16.01
Pemkot Tangsel Ingin Rumah Ibadah Jadi Titik Lahirnya Umat Berdaya Saing Global
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 18.16
Inovasi Bahan Bangunan Hadirkan Semen Rendah Karbon
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 00.15