Arab Saudi Temukan "Harta Karun" di Madinah, 110 Juta Ton- Rp1.760 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi telah menemukan sekitar 110 juta ton bijih tanah jarak dan uranium di Jabal Sayid, wilayah Madinah, sekitar 350 km timur laut Jeddah. Penemuan ini diumumkan dalam Sidang Reguler ke-70 IAEA dan dilaporkan mengandung logam tanah jarak terbesar keempat di dunia, termasuk 552.000 ton logam berat seperti disprosium dan terbium, serta 355.000 ton logam ringan seperti neodymium dan praseodymium. Selain itu, lokasi tersebut juga menyimpan sekitar 31.000 ton uranium. Nilai dari penemuan ini diperkirakan mencapai US$100 miliar atau setara Rp1.760 triliun. Penemuan ini terjadi tak lama setelah AS dan Arab Saudi menandatangani kesepakatan kerja sama nuklir sipil pada 22 Juli, serta memperkuat kemitraan strategis antara perusahaan pertambangan Saudi Ma'aden dan perusahaan AS MP Materials. Kerja sama ini mencakup pembentukan Kerangka Kerja Strategis untuk mineral, logam, dan uranium, dengan Departemen Pertahanan AS yang akan membiayai 49% pabrik pemrosesan logam tanah jarak baru yang akan dibangun di Kerajaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 11.22
Wow! 110 Juta Ton Mineral Tanah Jarang dan Uranium Ditemukan di Madinah
Berita terkait
Siapa Houthi Yaman dan Mengapa Berperang Melawan Arab Saudi?
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 11.34
Rentetan Rudal-Drone Houthi Hantam Arab Saudi, 13 Orang Luka
Detik.com · 15 September 2026 pukul 10.40
Pertempuran di Yaman Meluas, Eskalasi Memanas dan Tidak Ada yang Mau Mundur
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 10.35
Pipa Minyak Arab Saudi Dibom, Begini Dampaknya Bagi Dunia
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 10.31