Wow! 110 Juta Ton Mineral Tanah Jarang dan Uranium Ditemukan di Madinah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi mengumumkan penemuan 110 juta ton mineral tanah jarang dan bijih uranium di wilayah Madinah melalui proyek Jabal Sayid. Penemuan ini mencakup logam tanah jarang berat seperti disprosium dan terbium (552.000 ton), serta ringan seperti neodimium dan praseodimium (355.000 ton), plus 31.000 ton uranium. Hasil ini memberikan potensi besar untuk pengembangan siklus bahan bakar nuklir dan ekspor ke AS. Pengumuman disampaikan Menteri Energi Saudi di Konferensi IAEA di Wina pada 15 Agustus 2026, sekaligus menjadi penguat kerja sama nuklir sipil antara Saudi dan AS yang ditandatangani pada 22 Juli 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 07.06
Arab Saudi Temukan Harta Karun 110 Juta Ton Bijih Uranium usai Deal Nuklir dengan AS
Berita terkait
Direstui Trump, Raja Salman Selangkah Lagi Dapatkan Situs Nuklir
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 16.35
Soal Deal Nuklir, Trump Ngotot Arab Saudi Harus Baikan dengan Israel
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.27
Fenomena Baru, Ramai Negara Buru 'Obat Kuat' Nuklir dari Bumi ke Bulan
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 09.40
11 Negara Penghasil Uranium Terbesar di Dunia, 75% Penguasa Nuklir Dikunci 3 Negara
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 06.52