AS Harus Terima 4 Kenyataan Akibat Perang Iran, dari Reputasi Rusak hingga Harus Akui Kekalahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serangan militer AS ke Iran pada Februari lalu menimbulkan empat kenyataan baru bagi Washington, menurut analisis para ahli. Pertama, reputasi kekuatan militer AS mengalami kerusakan parah di mata internasional. Meskipun klaim pemerintah AS tentang peningkatan frekuensi kapal lintas Selat Hormuz, data pelacakan nyata mengungkapkan hanya sedikit kapal yang berhasil melintasi jalur tersebut. Kedua, meskipun AS menggemblangkan pasukan dan melakukan operasi pembersihan laut secara diam-diam, tidak berhasil memulihkan lalu lintas pelayaran hingga tingkat normal. Ketiga, Iran kecil kemungkinan melepas kendali atas Selat Hormuz karena jalur ini menjadi bagian penting strategi pencegahan Tehran. Keempat, kendali Iran atas selat tersebut berdampak negatif pada ekonomi global, sehingga Washington dan negara-negara Teluk mungkin perlu mengakui kenyataan ini setidaknya dalam jangka pendek. Upaya diplomasi semakin beralih ke negara-negara Teluk dan Irak karena AS dianggap tidak mampu menjalankan diplomasi yang diperlukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 16.50
Iran Ajukan Tujuh Syarat kepada AS untuk Membuka Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 18.15
Presiden Iran Beri Ultimatum Baru, Siap Lawan AS-Israel
Berita terkait
3 Cara Perang Iran Ubah Ekonomi Dunia, China Paling Untung Besar
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 12.28
6 Bulan Perang Iran, Trump dan Dunia Hadapi 6 Konsekuensi Pedih
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 10.30
AS Perkuat Blokade Iran, Harga Minyak Jadi Target Perang
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 17.16
Balas Serangan AS, Iran Serang 10 Kapal di Dekat Selat Hormuz
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 07.04