AS Mulai Serang Iran Habis-habisan, Ledakan Terdengar di Sejumlah Titik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Militer Amerika Serikat mulai menyerang Iran pada Kamis, 30 Juli 2026, pukul 8 malam waktu Timur. Serangan ini diumumkan oleh Komando Pusat AS (CENTCOM) melalui platform X, dan merupakan respons atas serangan rudal Iran terhadap pasukan AS di Timur Tengah, khususnya di Yordania. Serangan AS menyasar target militer di Iran, dengan ledakan dilaporkan terdengar di beberapa lokasi, termasuk di Pulau Qeshm dan provinsi Bushehr, tempat pembangkit listrik tenaga nuklir Iran berada. Media Iran seperti Press TV, Tasnim, dan IRIB melaporkan adanya ledakan, meskipun detail korban jiwa atau kerusakan belum diketahui. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah berjanji akan menyerang Iran dengan sangat keras sebagai balasan atas provokasi Iran. Korps Garda Revolusi Islam Iran dilaporkan telah meluncurkan beberapa rudal balistik ke arah pasukan AS pada Selasa malam, yang sebagian berhasil dicegat oleh militer Yordania. Serangan AS ini menandai eskalasi konflik di Timur Tengah, dengan AS menegaskan tindakan tersebut sebagai langkah pertahanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 06.58
Ini Respons AS usai Iran Klaim Rudalnya Hancurkan 3 Jet Tempur Siluman F-35 Amerika di Yordania
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 19.11
Serangan Iran di Pangkalan Udara al-Azraq Yordania Hancurkan 3 Pesawat F-35 AS
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 14.56
Alert! AS Mulai Serangan Skala Besar ke Iran, Berlangsung 2 Jam
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 14.34
Militer AS Melarang Merekam Dampak Serangan Rudal Iran, Ini Alasannya
Berita terkait
Beda Data, Pentagon Sebut Jumlah Korban AS Saat Perang Iran Lebih Sedikit
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 23.53
Angkatan Laut AS Akui Serangan Iran Merusak Parah Pangkalan Armada Kelima di Bahrain
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 14.29
Data Terbaru Jumlah Tentara AS Tewas dan Luka-luka
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 09.51
AS Mungkin Tinjau Lagi Kehadiran Militer di Timur Tengah Jika Terjadi Perdamaian dengan Iran
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 07.15