Militer AS Melarang Merekam Dampak Serangan Rudal Iran, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Militer Amerika Serikat melarang pasukannya di Timur Tengah merekam dampak serangan drone dan rudal Iran untuk menjaga keamanan operasional. Kepala Komando Pusat AS, Laksamana Brad Cooper, menjelaskan bahwa foto dan video yang dipublikasikan oleh anggota militer membantu Iran meningkatkan akurasi serangan. Media dan peneliti intelijen sumber terbuka juga secara efektif melakukan penilaian kerusakan untuk Iran, yang memungkinkan Iran mengetahui apakah serangannya tepat sasaran. Sebuah insiden spesifik melibatkan video yang direkam menggunakan kacamata pintar Meta selama serangan di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania pada 17 Juli, menunjukkan pasukan AS berlari mencari perlindungan. Pentagon mengonfirmasi bahwa tiga anggota militer AS tewas dalam serangan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 17.09
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 08.53
AS Mulai Serang Iran Habis-habisan, Ledakan Terdengar di Sejumlah Titik
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 13.39
Trump Ancam Hantam Iran Sangat Keras, Bertekad Menang Perang
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 17.40
Perang AS-Iran Makin Melebar, Teheran Warning NATO
Berita terkait
Iran Mulai Diserang Dari Dalam: Markas Militer Diserbu-Tentara Tewas
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 06.20
Bocor! Iran Diam-diam Siapkan Perang Lebih Besar Lawan AS
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 19.30
Ini Alasan Iran Bikin Sayembara Bunuh Tentara AS Dapat Rp534 Juta dan Rp1 Miliar bagi Kontestan Perempuan
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 06.10
AS Kirim Kapal Induk Lain ke Timur Tengah Usai Petaka Abraham Lincoln, Ada Apa?
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 04.06