Presiden Iran Siap Lawan Sanksi Baru AS: Mereka Tak Akan Capai Apa Pun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan tidak takut dengan sanksi baru Amerika Serikat (AS) yang ditujukan untuk menekan perekonomian Iran. Dalam pernyataannya, Pezeshkian menegaskan bahwa AS tidak akan mencapai apa-apa melalui kampanye ekonomi ini, sekaligus menekankan komitmen Iran untuk bertahan dan melawan tekanan yang diberikan. Konflik antara Iran dan AS telah berlangsung hampir enam bulan, dengan Iran yang menutup Selat Hormuz dan AS yang menjaga blokade lautnya. Di tengah tekanan politik domestik, Presiden AS Donald Trump lebih memfokuskan diri pada instrumen ekonomi ketimbang aksi militer, termasuk perluan sanksi yang lebih luas dan ancaman bagi negara yang tidak mendukungnya.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan komitmen pemerintahannya untuk "mematikan" ekonomi Iran dengan cara mengisolasi Teheran dari jaringan ekonomi global. Sanksi sekunder yang diperluas akan menyasar sektor aset digital, teknologi, emas, penerbangan, dan pelayaran Iran. AS juga mengusulkan sanksi baru terhadap 60 individu, perusahaan, dan kapal yang diduga terlibat dalam produksi minyak, pengadaan senjata, dan operasi siber Iran. Bessent memperingatkan bahwa negara yang tidak ikut serta dalam sanksi AS juga akan merasakan dampaknya.
Di sisi lain, Juru Bicara Tentara Iran, Mohammad Akraminia, menyatakan bahwa pasukan militer telah pulih memulihkan kemampuan operasionalnya setelah beberapa sistem senjata rusak selama konflik. Iran juga mengimpor peralatan baru dari luar negeri untuk memperkuat pertahanannya. Para pejabat Iran menegaskan telah menyiapkan rencana dua tahun untuk menghadapi tekanan ekonomi yang berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.45
Presiden Iran: Kami Terus Berdiri Teguh Menghadapi Tekanan Ekonomi
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 13.05
AS Ancam Bakal Sanksi China jika Berbisnis dengan Iran
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.13
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup, Syaratkan AS Penuhi Komitmen
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 08.18
Harga Minyak Hari Ini Turun 3% Imbas AS Pilih Terapkan Sanksi Ekonomi ke Iran
Berita terkait
Rial Iran Tembus 2 Juta per Dolar AS, Washington Perketat Tekanan Ekonomi
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 18.45
Iran Ancam Hentikan Seluruh Ekspor Minyak di Timur Tengah, AS Justru Luncurkan D-Day Ekonomi
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 16.44
AS Ingin Iran Runtuh seperti Venezuela, tapi Justru Jadi Kekuatan yang Memukau Dunia
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 09.46
AS Ancam Sanksi Terberat Sepanjang Sejarah, Iran Beri Jawaban Menohok
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.09