Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Tarakan, Dua Pesawat Dialihkan ke Balikpapan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyebabkan gangguan penerbangan di Bandara Internasional Juwata Tarakan, Kalimantan Utara, pada Senin (31/8/2026). Akibat penurunan jarak pandang hingga 500 meter pada pukul 14.30 WITA, dua penerbangan terpaksa dialihkan ke Bandara Sepinggan Balikpapan. Super Air Jet rute Balikpapan-Tarakan dan Batik Air rute Jakarta-Tarakan melakukan holding selama 25 dan 20 menit sebelum memilih kembali ke Balikpapan. Jarak pandang di kawasan bandara masih di bawah ambang minimum 2.500 meter yang dibutuhkan untuk pendaratan aman. Asap tersebut dipengaruhi pergerakan angin dari selatan yang membawa material dari Kalimantan Tengah, Selatan, dan Timur, serta titik kebakaran di Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan. Pada Senin malam, jarak pandang mulai membaik hingga mencapai sekitar 1.000 meter, namun pihak bandara tetap memantau kondisi terkait keputusan pendaratan dan keberangkatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 14.30
FOTO: Kisah Penerbangan di Palangka Raya Batal Gegara Asap Karhutla
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 01.29
Karhutla Berulang Berpotensi Turunkan Kepercayaan Investor Global
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 01.00
Polda Kalbar Tetapkan 5 Tersangka Kasus Karhutla
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 00.24
Pemerintah Siagakan 1.425 Relawan Tangani Kebakaran Hutan
Berita terkait
Dishut Kaltara Imbau Warga Waspadai Asap Karhutla, Polda Selidiki 12 Titik Kebakaran
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 22.00
Sebaran Hotspot di Bulungan Capai 161 Titik, Bupati Terbitkan Edaran Penggunaan Masker
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 21.00
Tak Cuma Ganggu Penerbangan, Asap Karhutla Bisa Rusak Komponen Mesin Pesawat
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 12.30
Bos Maskapai Ngeluh Dampak Karhutla: Penerbangan Delay-Biaya Operasi Naik
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 11.08