Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru Senin Pagi, Kualitas Udara Hitam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti Kota Pekanbaru pada Senin pagi (18/8), dengan kualitas udara mencapai level berbahaya. Menurut Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Warjono, konsentrasi Particulate Matter 2,5 (PM 2,5) tercatat mencapai 276 mikrogram per meter kubik, sehingga kualitas udara berwarna hitam. Asap terutama terdeteksi di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dan diduga berasal dari Kabupaten Pelalawan yang memiliki banyak titik api. Namun, kondisi ini tidak berlangsung lama. Dengan bantuan angin kencang, asap pun dengan cepat memudar sekitar pukul 09.00 WIB, sehingga kualitas udara kembali normal dengan warna biru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.33
Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Selatan Jateng hingga 21 Agustus
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.22
Darurat Karhutla di Sulsel, Kemarau Ekstrem dan Ulah Manusia Jadi Pemicu Utama
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.08
Kualitas Udara Banjarbaru Masuk Kategori Berbahaya akibat Karhutla
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 23.57
Karhutla 2026 Capai 202 Ribu Hektare, Menhut Soroti El Nino Datang Lebih Cepat
Berita terkait
Diguyur Hujan Semalaman, Udara Kota Pekanbaru Membaik
Detik.com · 19 September 2026 pukul 10.52
Kabut Asap Karhutla Kembali Pekat di Pekanbaru, Jarak Pandang Kurang dari 1.000 Meter
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 19.10
Asap Karhutla Mulai Selimuti Padanglawas hingga Labuhanbatu Sumut
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 23.15
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 10.55