Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Darurat Karhutla di Sulsel, Kemarau Ekstrem dan Ulah Manusia Jadi Pemicu Utama

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sulawesi Selatan terus meluas akibat kemarau ekstrem dan aktivitas manusia. Dalam sebulan terakhir, puluhan titik api muncul dan melahap puluhan rumah serta ratusan hektare lahan. BPBD Sulsel memperingatkan bahwa satu puntung rokok atau sampah yang dibakar sembarangan bisa memicu bencana besar. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini kenaikan suhu ekstrem yang membuat lahan kering siap terbakar. Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo, menyebut lahan seperti "tinderbox" yang mudah terbakar dan menyebar cepat. Sebagian besar kebakaran diduga disebabkan oleh kelalaian manusia, seperti pembukaan lahan ilegal, pembakaran alang-alang, dan pembakaran sengaja untuk pertanian. Pada Juli-Agustus 2026, tercatat 31 kebakaran di Makassar, 106 di Parepare, dan kebakaran berkelanjutan di Tana Toraja dan Toraja Utara. BPBD mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan api dan menjaga pembuangan sampah agar tidak mudah terbakar. Tanpa kesadaran kolektif, upaya penanggulangan akan sia-sia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait