Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Sebut Kualitas Udara Berbahaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BMKG Stasiun Pekanbaru, Riau, mendeteksi asap dari kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti kota, dengan kualitas udara sempat mencapai level berbahaya. Konsentrasi Particulate Matter 2,5 (PM 2,5) tercatat 276 mikrogram per meter kubik di Bandara Sultan Syarif Kasim II, menyebabkan udara berwarna hitam. Asap ini berasal dari Pelalawan, yang memiliki 75 titik panas, dengan 30 di antaranya di Pelalawan.
Kondisi asap tidak berlangsung lama, dari pukul 08.00 hingga 09.00 WIB, karena angin kencang yang cepat memudarkan asap. Setelah itu, kualitas udara membaik menjadi sedang dan asap tidak terdeteksi lagi. Di Kabupaten Pelalawan, asap lebih pekat karena merupakan sumber kebakaran.
Saat ini suhu terpantau 33 derajat Celsius, dan BMKG mengimbau warga waspada menghadapi musim kemarau. Untuk mengantisipasi kebakaran, BMKG berencana melakukan penyemaian awan untuk menghasilkan hujan guna memadamkan api di lahan yang terbakar, terutama di daerah gambut yang sulit dijangkau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.51
Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru Senin Pagi, Kualitas Udara Hitam
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.17
Kualitas Udara Pekanbaru di Level Berbahaya akibat Kabut Asap Karhutla
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.21
Prakiraan Cuaca Riau Hari Ini, Sejumlah Wilayah Diprediksi Hujan Ringan
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.12
BMKG: Hujan Jakarta Masih Minim hingga Sepekan, Prediksi Kemarau sampai Oktober
Berita terkait
Cuaca Riau Hari Ini Cerah Berawan, 53 Hotspot Terdeteksi
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 10.12
Pemko Pekanbaru Sabet Penghargaan Peringkat I Riau Investment Award 2026
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.24
Karhutla Gambut Landa Sejumlah Lokasi di Empat Kabupaten di Riau
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.09
Lampaui Target, Pemko Pekanbaru Sabet Peringkat I Riau Investment Award 2026
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 12.08