Audit HAM SETARA Institute Sebut Tata Kelola Industri Nikel Maluku Utara Makin Matang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

SETARA Institute dan SIGI melakukan audit HAM terhadap lima perusahaan nikel di Maluku Utara dari Februari hingga Juli 2026. Audit ini bertujuan mengevaluasi tata kelola pertambangan yang bertanggung jawab, mencakup standar keselamatan kerja, keberlanjutan, dan pemberdayaan masyarakat.
Hasil audit menunjukkan tingkat kematangan yang bervariasi. PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (Harita Nickel) meraih skor tertinggi 63,60 (kategori Established) berkat kebijakan keberlanjutan, penerapan HRDD, penggunaan DSTF, dan audit IRMA. Sementara itu, ANTAM (58,24), WBN (41,76), dan IWIP (41,12) masuk kategori Improving, sedangkan PT Wanatiara Persada (40,72) berada pada kategori Basic.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 22.31
SETARA Institute Merilis Skor Audit HAM 5 Raksasa Nikel di Maluku Utara
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 12.45
ESDM Bongkar Alasan Pasokan Emas Lokal Seret
Berita terkait
BPK Beri WTP ke ESDM, Tapi Soroti Pengelolaan Denda Tambang
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 20.59
RI Terancam Kehilangan Ekspor Nikel 5 Juta Ton
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 07.25
Ekspor Nikel Cs Disetop Gegara LTJ, Pelaku Usaha Desak Ini
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 13.44
Ramai-Ramai Pengusaha Minta Pemerintah Buka Ekspor Nikel-Timah Cs
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 13.35