Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Babi-Babi Ini Bikin Pening, Terbongkar Kerajaan "Cuci-Cuci" Rp 100 M

Empat pemilik perusahaan daging babi Australia diduga menyembunyikan penjualan senilai A$10 juta (Rp100 triliun) selama 10 tahun melalui praktik pencucian uang. Mereka dituduh mengubah tanggal kedaluwarsa daging beku, memindahkan uang antarnegara bagian, serta menghancurkan catatan untuk menipu. Otoritas menyita aset A$25 juta termasuk Rp10,8 triliun tunai dan kendaraan. Kasus ini terungkap setelah Australia memperluas regulasi anti-pencucian uang ke sektor pertanian. Penyelidikan gabungan CCC Queensland dan NSW Crime Commission masih berlangsung dengan fokus pada audit forensik sistem perusahaan untuk mengungkap manipulasi nilai transaksi.

Berita terkait