Babi-Babi Ini Bikin Pening, Terbongkar Kerajaan "Cuci-Cuci" Rp 100 M
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Empat pemilik perusahaan daging babi Australia diduga menyembunyikan penjualan senilai A$10 juta (Rp100 triliun) selama 10 tahun melalui praktik pencucian uang. Mereka dituduh mengubah tanggal kedaluwarsa daging beku, memindahkan uang antarnegara bagian, serta menghancurkan catatan untuk menipu. Otoritas menyita aset A$25 juta termasuk Rp10,8 triliun tunai dan kendaraan. Kasus ini terungkap setelah Australia memperluas regulasi anti-pencucian uang ke sektor pertanian. Penyelidikan gabungan CCC Queensland dan NSW Crime Commission masih berlangsung dengan fokus pada audit forensik sistem perusahaan untuk mengungkap manipulasi nilai transaksi.
Bagikan
Berita terkait
PPATK: Perputaran Dana Judi Online Turun 20,3% pada 2025
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 22.16
Kalender MotoGP 2027 Resmi Dirilis, Ada yang Kembali Setelah Lama Hilang
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 07.19
Properti Mewah Sitaan Kasus Pencucian Uang di Singapura Terjual Rp 227,9 Miliar
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 19.00
Huawei Terbukti Pindahkan Rp20 T per 5 Hari Setelah Didakwa Kriminal
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 15.15