Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Bahaya Kurang Aktivitas Fisik: Risiko Obesitas, Penyakit Jantung, hingga Strok

Gaya hidup sedenter atau kurang aktivitas fisik, seperti terlalu lama duduk saat bekerja atau menggunakan perangkat elektronik, dapat merusak sistem metabolisme tubuh. Kondisi ini menyebabkan pembakaran kalori berkurang, sehingga kelebihan energi disimpan sebagai lemak yang memicu pertambahan berat badan signifikan dan risiko obesitas.

Kurangnya gerak juga berdampak serius pada kesehatan kardiovaskular, termasuk penumpukan plak pada arteri jantung dan peningkatan tekanan darah tinggi. Selain itu, risiko strok meningkat tajam karena terhambatnya aliran darah ke otak yang dapat menyebabkan kerusakan otak permanen hingga kematian. Aktivitas fisik teratur sangat disarankan untuk menjaga elastisitas pembuluh darah dan kesehatan jangka panjang.

Berita terkait