Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Bahlil Siapkan Gebrakan Reformasi Regulasi Baru di 2027, Apa Itu?

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah akan melaksanakan reformasi regulasi sektor energi dan sumber daya mineral secara lebih komprehensif pada 2027. Ini merupakan fase akhir dari proses tiga tahun yang dimulai pada 2025 dengan pembentukan fondasi, dilanjutkan 2026 dengan penindaklanjutan dan penanganan RKAB, hingga 2027 sebagai tahap puncak. Reformasi ini bertujuan meningkatkan tata kelola sektor pertambangan dan melindungi kedaulatan negara di sektor ini.

Dampak dari pengaturan yang telah dilakukan terlihat pada kontrol pasokan dan permintaan komoditas tambang, sehingga harga nikel dan batu bara tidak lagi mudah dimanipulasi pihak eksternal. Meskipun produksi batu bara pada 2026 tidak lebih tinggi dibanding 2025, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) justru meningkat. Bahlil menekankan bahwa prioritas pemerintah adalah meningkatkan pendapatan negara, bukan sekadar meningkatkan produksi.

Reformasi regulasi juga ditujukan untuk melindungi dan memberdayakan pelaku UMKM yang menyumbang 61% dari PDB nasional. Bahlil menyampaikan bahwa resistensi terhadap perubahan aturan adalah hal yang wajar, namun aturan tetap harus ditegakkan demi menjaga marwah negara dan institusi ESDM yang telah berusia 81 tahun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait