Bahlil soal Angka Ambang Batas Parlemen 5 Persen: Cocok
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dan Partai Gerindra menyatakan bahwa angka 5 persen adalah ambang batas parlemen (parliamentary threshold) yang ideal dalam pembahasan RUU Pemilu. Kesepakatan ini muncul setelah pertemuan para ketua umum partai koalisi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Namun, Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan keberatan jika ambang batas naik melebihi 4 persen. PAN menilai kenaikan tersebut bertentangan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 116/PUU-XXI/2023, meskipun mereka yakin tetap bisa lolos ke DPR RI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 September 2026 pukul 15.43
DPR Tegaskan Pembahasan RUU Pemilu Masih Tahap Awal
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.40
Gerindra Usul Ambang Batas Parlemen Naik 5 Persen, PSI 'Meriang' Dengernya?
kumparan · 16 September 2026 pukul 20.18
Gerindra Setuju Ambang Batas Parlemen 5%, PAN: Masih Pembahasan Informal
Detik.com · 16 September 2026 pukul 15.54
Sugiono Sebut Gerindra Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Berita terkait
Opsi Perubahan Ambang Batas Parlemen RUU Pemilu Menguat di 5 Persen
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 08.57
NasDem soal Usul PT 5% di RUU Pemilu: Kami Tetap 7%, tapi Siap Berdiskusi
kumparan · 16 September 2026 pukul 14.50
Ketum Parpol Koalisi Kumpul Bahas RUU Pemilu Tanpa PDIP
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 13.43
Pertemuan Ketum Parpol Disebut Sepakati Ambang Batas Parlemen 5 Persen
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 13.10