Bakesbangpol DKI Sebut Ormas di Jakarta Ada Lebih dari 32 Ribu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta menyatakan bahwa terdapat lebih dari 32.000 organisasi kemasyarakatan (ormas) di ibu kota negara. Meskipun tidak semua ormas ini terdaftar secara resmi, kehadiran mereka diharapkan dapat mendukung menjaga ketertiban dan keamanan wilayah Jakarta. Analis Data dan Informasi Bakesbangpol DKI Jakarta, Bastian Widyatama, menjelaskan bahwa Kesbangpol berperan sebagai fasilitator melalui forum binaan seperti perwakilan provinsi, etnis, dan kerukunan umat beragama untuk menjaga stabilitas keamanan dan mencegah konflik. Bastian juga menekankan pentingnya masyarakat Jakarta berpikir kritis namun tetap toleran agar kota ini tetap damai dan dapat mewujudkan visi kota global.
Beberapa waktu lalu, Jakarta mendapatkan peringkat pertama dalam Indeks Harmoni Indonesia 2025 dari Kementerian Dalam Negeri. Meski demikian, peran ormas sempat menimbulkan kontroversi setelah dugaan keterlibatan salah satu ormas dalam kericuhan pasca aksi 27 Agustus di Jakarta. Namun, Polda Metro Jaya menegaskan bahwa belum ditemukan bukti keterlibatan anggota ormas dalam pengeroyokan yang menewaskan Bambang Setiawan di Pejompongan. Polda juga menyatakan tidak melibatkan ormas dalam pengamanan aksi tersebut, melainkan hanya meminta bantuan dari Kodam Jaya dan Pemprov DKI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 18.43
Yusril: Penanganan hukum kericuhan usai demo harus tanpa pandang bulu
Berita terkait
Kompolnas Desak Usut Aktor Intelektual Kericuhan 27 Agustus
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 20.43
Polda Metro Jaya Harus Ungkap Dalang Kericuhan 27 Agustus
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 17.00
Waka Komisi VIII DPR Dorong Usut Dugaan Eksploitasi Anak Saat Ricuh 27 Agustus
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 08.38
Penyelundupan 150 Ribu Benih Lobster Digagalkan Polda Metro Jaya
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 18.19