Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

Balik Modal Whoosh Diprediksi Tembus 139 Tahun jika Okupansi Tak Naik

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) membutuhkan waktu hingga 139 tahun untuk memulihkan modal investasinya jika tingkat keterisian penumpang tetap berada di bawah 50 persen. Hal ini disampaikan Esther Sri Astuti, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), yang menjelaskan bahwa perhitungan awal menunjukkan lamanya pengembalian modal tergantung langsung pada okupansi penumpang. Jika okupansi tidak meningkat, maka proses balik modal bisa berlarut hingga lebih dari 100 tahun setelah memperhitungkan fluktuasi mata uang dan kenaikan biaya proyek. Esther menekankan bahwa penggunaan mata uang USD dalam perhitungan serta kenaikan biaya investasi menjadi faktor yang memperpanjang masa pengembalian tersebut. Namun, ia menambahkan bahwa masa pengembalian modal dapat dipersingkat hingga 60 hingga 80 tahun jika okupansi penumpang berhasil meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, upaya peningkatan kapasitas dan minat penggunaan jasa KRL Whoosh menjadi kunci penting agar proyek ini dapat pulih lebih cepat. Dengan demikian, pemerintah dan pengelola proyek diharapkan dapat fokus pada strategi pemasaran dan aksesibilitas yang lebih baik agar tingkat okupansi penumpang bisa mencapai angka yang diperlukan.

Berita terkait