Bamsoet Kecam Penurunan Bendera Merah Putih dan Pelecehan Garuda di Hari Damai Aceh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengecam keras penurunan bendera Merah Putih dan pencopotan Garuda Pancasila di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, dalam peringatan Hari Damai Aceh ke-21 pada 15 Agustus 2026. Tindakan tersebut menurutnya provokatif dan berpotensi merusak semangat perdamaian Aceh yang telah terjaga 21 tahun. Bamsoet meminta penegakan hukum yang profesional, objektif, dan terukur untuk menindak pelaku sesuai ketentuan hukum. Ia juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap kericuhan tersebut oleh pemerintah pusat dan Aceh untuk mencegah kejadian serupa. Mayoritas masyarakat Aceh tetap menghargai perdamaian dan dapat menyampaikan aspirasi melalui koridor hukum tanpa kekerasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 20.29
Bamsoet Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Hari Damai Aceh
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.09
Yusri Harap Semua Pihak Jaga Aceh Tetap Tenang dan Damai di HUT RI
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 13.27
Dudung soal Ricuh di Aceh: Hanya Oknum, Rakyat Aceh itu NKRI
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.36
Usai Ricuh di Hari Damai Aceh, TNI AD Akan Dukung Tugas Polri Tegakkan Hukum
Berita terkait
Hari Damai Aceh Ricuh, Massa Copot Bendera Merah Putih di Pendopo Gubernur
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 11.50
Heboh Penurunan Merah Putih, Sekjen PKS Yakin Masyarakat Aceh Tetap NKRI
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.32
Soal Eskalasi di Aceh, Legislator: Disikapi Bijak, Rakyat Hidup Dalam Keadaan Berat
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.18
KSAD Sebut Tak Ada Penambahan Pasukan di Aceh Usai Ricuh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.17