Bamsoet Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Hari Damai Aceh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengecam keras kericuhan pada peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8). Insiden dipicu aksi massa yang menurunkan bendera Merah Putih, mengibarkan bendera Bulan Bintang, serta menginjak lambang Garuda Pancasila. Situasi memanas hingga terjadi bentrokan dengan aparat yang melibatkan pelemparan batu dan penggunaan gas air mata.
Bamsoet menilai tindakan tersebut provokatif dan mengancam semangat perdamaian yang telah dibangun selama 21 tahun. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dan menindak tegas pelaku secara profesional dan terukur. Penegakan hukum diharapkan dapat membedakan antara penyampai aspirasi damai dengan provokator guna menjaga wibawa negara tanpa memperluas konflik di Aceh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 14.00
Bamsoet Kecam Penurunan Bendera Merah Putih dan Pelecehan Garuda di Hari Damai Aceh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 06.25
Anak Buah Prabowo Tegaskan Rakyat Aceh Itu NKRI, yang Ricuh Hanya...
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 11.50
Hari Damai Aceh Ricuh, Massa Copot Bendera Merah Putih di Pendopo Gubernur
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.00
Pascakericuhan di Masjid Raya Baiturrahman, Yusril Berharap Aceh Kembali Kondusif
Berita terkait
Seskab Apresiasi 2 Prajurit TNI yang Kibarkan Merah Putih di Aceh
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 10.43
Seskab Teddy Temui 2 Prajurit TNI yang Kibarkan Merah Putih di Aceh
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 10.41
Panglima TNI Beri Kenaikan Pangkat 2 Prajurit yang Kibarkan Merah Putih di Aceh
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 21.11
KBPP Polri Soroti Peran Persuasif Pemerintah Jaga Kedamaian di Aceh
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 00.10