Bansos Bakal Pakai Face Recognition, Mobil dan Tanah Penerima Dicek
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah akan memperkuat verifikasi penerima bantuan sosial (bansos) dengan menggunakan teknologi pengenalan wajah (face recognition) dan integrasi data aset. Menurut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, sistem ini akan mencocokkan data biometrik wajah dari Dukcapil dengan kepemilikan aset seperti tanah, properti, dan kendaraan dari ATR/BPN dan Kepolisian. Tujuannya adalah memastikan penerima bansos sesuai dengan kondisi sosial ekonomi yang sebenarnya.
Sistem ini memungkinkan mendeteksi apabila seseorang yang masih menerima bansos sebenarnya memiliki aset seperti mobil atau tanah. Jika terdapat ketidaksesuaian, pemerintah dapat menelusuri dan memastikan keabsahan penerimaan bantuan tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari digitalisasi perlindungan sosial untuk meningkatkan akurasi penyaluran bansos.
Meskipun demikian, pemerintah tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyanggah jika data yang tercatat tidak lagi mencerminkan kondisi ekonomi sebenarnya. Misalnya, masyarakat yang kehilangan aset akibat bencana masih dapat mengajukan klarifikasi agar haknya sebagai penerima bansos tetap diakui.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 21.22
Walkot Makassar Dampingi Mensos Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga
Berita terkait
Canggih! Bansos Digital Bakal Pakai Alat Pengenal Wajah Penerima
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 20.40
Pemerintah Kerahkan TNI-Polri hingga Warga Buat Verifikasi Data Bansos
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 15.06
Pemerintah Cek Wajah Penerima Bansos, Lacak Aset Tanah hingga Mobil
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 18.45
Penerima Bansos Bakal Pakai Scan Wajah, Punya Mobil-Tanah Langsung Ketahuan
Detik.com · 24 September 2026 pukul 12.50