Beasiswa Mahasiswa Surabaya Terhambat Karena Desil Tak Sesuai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyadari adanya data desil yang tidak sesuai dengan kondisi kesejahteraan masyarakat, yang menyebabkan mahasiswa Unesa, Diandra Fristi Esfandiari Zulkarnain, terhambat beasisnya. Ia mendatangi BPS Surabaya untuk menyelidiki ketidakakuratan data desil. Mahasiswa semester tiga tersebut masuk dalam desil tujuh, padahal ayahnya hanya pengantar galon dan ibunya tidak bekerja. Armuji menyoroti bahwa ketidakakuratan data ini berdampak pada kesejahteraan warga yang tidak bisa menerima bantuan. Banyak warga protes karena bantuan yang dihapus justru membuat mereka menjadi orang miskin baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 15.30
Jangan Salah Sangka, Data Desil Agustus Bukan Dari Sensus Ekonomi Terbaru
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 15.38
Airlangga Sebut Tak Ada Penambahan Desil, Perubahan Tunggu Sensus Ekonomi 2026
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 14.21
Desil DTSEN Berpeluang Dikaji Ulang, Airlangga Tunggu Hasil Sensus Ekonomi BPS
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.13
Anda Bingung Masuk Desil Lebih Tinggi dari Anak Purbaya? Ini Alasannya
Berita terkait
Ramai Bahas Desil 10, Warganet Banyak yang Kaget Selevel 9 Naga
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.20
Pemerintah DIY Soroti Penentuan Desil, Minta Penyelarasan Data Pusat dan Daerah
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 07.04
Menko Airlangga Buka Suara Soal Potensi Perubahan Desil Kesejahteraan Penerima Bansos
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 18.02
Survei BPS soal Desil Kesejahteraan, Daerah Banyak yang Teriak Protes
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 12.40