Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Ternyata Status Desil Warga Diperbarui Tiap 3 Bulan

Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) diperbarui setiap tiga bulan sekali, bukan hanya oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tetapi juga dari berbagai sumber data terintegrasi. Pembaruan ini dilakukan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat yang masuk ke dalam kelompok desil tinggi namun merasa kondisi ekonomi belum sejahtera secara absolut. Menurut Kepala BPS Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan, penentuan desil dilakukan dengan membagi tingkat kesejahteraan penduduk ke dalam 10 kelompok sama besar, sehingga posisinya sangat tergantung pada perbandingan kondisi ekonomi antar-penduduk.

Perhitungan desil berbeda dengan angka kemiskinan absolut. Misalnya, seseorang dengan pendapatan Rp 1 miliar akan berada di desil yang lebih rendah jika ada orang lain di Bali dengan pendapatan Rp 2 miliar. Pembaruan data DTKS diolah dari sumber seperti Data Pokok Pendidikan (Dapodik), data PLN, Survei Sosial Ekonomi Nasional BPS, hingga pendataan dari Program Keluarga Harapan. Penetapan desil tidak hanya mengacu pada satu aspek seperti daya listrik atau kondisi fisik rumah, melainkan diukur secara komprehensif melalui 41 indikator penimbang.

Struktur desil pendudungg Bali cenderung berkumpul pada kelompok desil 1 hingga 5 dengan perbedaan yang sangat tipis. Penduduk pada kelompok desil 10 memiliki rentang kesenjangan pendapatan dan pengeluaran yang sangat lebar. BPS Bali menegaskan bahwa penetapan desil tidak berkaitan dengan sensus ekonomi yang sedang dilakukan, serta kenaikan harga atau inflasi tidak akan signifikan mengubah desil kelompok bawah kecuali pada komoditas seperti makanan, minuman, dan tembakau.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait