BEI Catat Pertumbuhan Waran Terstruktur, Nilai Transaksi Capai Rp4,18 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pertumbuhan signifikan dalam penerbitan waran terstruktur sejak diluncurkan pada 2022. Pada 2022, terdapat 13 seri dengan nilai transaksi Rp194 miliar hingga 31 Desember. Hingga 16 September 2026, jumlah penerbitan mencapai 679 seri dengan nilai transaksi sekitar Rp4,18 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan adopsi yang semakin luas terhadap instrumen investasi alternatif di pasar modal Indonesia.
Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi, menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi dalam meningkatkan pemahaman investor terhadap waran terstruktur. Dalam peringatan Hari Waran Terstruktur Indonesia (HWTI) 2026, ia menyampaikan bahwa instrumen ini terus berkembang selama empat tahun dan menjadi alternatif investasi yang sesuai dengan strategi serta profil risiko masing-masing investor.
BEI berharap pengembangan waran terstruktur dapat mendukung peningkatan kedalaman dan daya saing pasar modal Indonesia. Dengan berbagai pilihan produk yang tersedia, investor diharapkan dapat lebih mudah mengakses alternatif investasi yang diversifikasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 16.20
BEI Catat 679 Waran Terstruktur Terbit, 200 Lagi Siap Menyusul
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 17.26
BEI Batasi Short Selling, Lima Saham LQ45 Disiapkan untuk Tahap Awal
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 16.02
BEI: Makin Banyak Investor Bertransaksi, Likuiditas ETF Makin Dalam
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 09.26
IHSG Turun 1,53% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Tergerus Rp180 Triliun
Berita terkait
BEI Buka Kembali Short Selling Mulai Oktober, Tahap Awal Hanya 3-5 Saham
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 16.24
BEI Aktifkan Lagi Short Selling, Ini Cara Kerjanya
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 11.05
IHSG Sepekan Ambruk 1,43%, Kapitalisasi Pasar Tergerus Jadi Rp11.446 Triliun
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 08.08
BEI Pantau Ketat 4 Saham Sekaligus, Ada yang Naik Ratusan Persen
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 08.57