BEI Buka Kembali Short Selling Mulai Oktober, Tahap Awal Hanya 3-5 Saham
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan membuka kembali transaksi short selling secara bertahap mulai Oktober 2026. Pada tahap awal, hanya 3-5 saham dengan likuiditas tinggi yang akan dipilih, dengan kriteria utama berasal dari indeks LQ45. BEI menegaskan bahwa saham berharga rendah, termasuk saham di level Rp50, tidak akan dimasukkan dalam daftar untuk menghindari tekanan harga berlebihan.
Fasilitas ini hanya tersedia bagi investor berpengalaman yang memenuhi kriteria transaksi margin, bukan untuk pemula. BEI juga menetapkan batas maksimum transaksi short selling sebesar 0,02% dari jumlah saham tersedia bagi Anggota Bursa. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas pasar, mendukung lindung nilai (hedging), serta penyediaan likuiditas, bukan sekadar untuk spekulasi penurunan harga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 11.05
BEI Aktifkan Lagi Short Selling, Ini Cara Kerjanya
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 16.55
Batas Harga Minimum Saham Rp50 Dihapus per 28 September 2026, Begini Penjelasan BEI
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.46
Kepemilikan Saham BEI di Atas 5 Persen Wajib Kantongi Izin OJK
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.22
Dicecar Bursa Terkait Ketentuan Free Float, MBAP Buka Suara
Berita terkait
BEI Pantau Ketat 4 Saham Sekaligus, Ada yang Naik Ratusan Persen
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 08.57
BEI Pelototi 5 Saham Ini karena Bergerak Tak Biasa, Ada UDNG, BIKE, hinga LABA
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 09.42
Batas Harga Saham Rp 50 Dihapus, JP Morgan Sebut Sentimen Bisa Lebih Positif
kumparan · 3 September 2026 pukul 17.05
BEI Pantau 6 Saham Ini, 5 Langsung Kena Koreksi
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 11.09