Benarkah Pemilik Pesugihan Jadi Budak Setan Setelah Mati? Buya Yahya Bongkar Faktanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Buya Yahya menjelaskan bahwa tidak ada dasar dalam Islam bahwa orang yang meninggal setelah menjalani pesugihan akan menjadi budak makhluk gaib. Pesugihan adalah praktik mencari kekayaan melalui cara yang tidak dibenarkan Islam, seperti bantuan dukun atau sihir. Setelah meninggal, manusia masuk kealam barzakh, di mana nasib mereka ditentukan oleh amal perbuatan di dunia. Orang yang meninggal dengan dosa besar, termasuk syirik, akan mendapatkan siksa di barzakh, bukan menjadi budak iblis. Mitos tentang perubahan menjadi kera juga disinggung sebagai narasi mistis yang dapat dimanfaatkan untuk menakut-nakuti masyarakat.
Bagikan
Berita terkait
Pesugihan Masih Dipercaya di Era Modern? Ini Pandangan Islam
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 12.25
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 05.25
Percaya Mitos, Benarkah Bisa Merusak Akidah?
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 10.14
Hukum Percaya Mitos dan Ramalan, Ini Dalil Al-Qur'an dan Hadis yang Wajib Diketahui
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 05.15