Berawal Bisnis Ikan, WNI dan WN China Sekongkol Tipu Perusahaan AS Rp 6,2 M
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dittipidsiber Bareskrim Polri mengungkap sindikat kejahatan siber yang melibatkan WN China (CW) dan WNI (LPK, LJ). LPK dan CW mengenal satu sama lain sejak 2025 awal bisnis jual-beli ikan. Ketika bisnis ikan tidak menguntungkan, mereka beralih ke modus business email compromise (BEC). LPK di Indonesia menyiapkan akte pendirian dan rekening untuk menampung hasil peretasan email oleh CW di China. Pada 1 September 2021, senilai 350.324 USD (Rp 6,2 miliar) masuk ke rekening tersebut. 70.000 USD berhasil dikirim ke China, sisa diblokir PPATK. LPK dan LJ mendapat komisi masing-masing 5% dari setiap aliran dana.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 22.47
WN China Diburu Bareskrim, Diduga Dalang Manipulasi Email Bisnis
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.31
FBI Apresiasi Bareskrim Polri Ungkap Kasus Business E-mail Compromise
Berita terkait
Polda Jatim Ungkap Penipuan Investasi Kripto, Sita Rp 81 M dari 77 Rekening
Detik.com · 24 September 2026 pukul 17.51
5 Fakta Bareskrim Bongkar WN China Tipu Perusahaan AS Rp 6,2 M
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 06.04
Peran 2 Kroco Buron WN China Penipu Perusahaan AS hingga Miliaran Rupiah
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 10.03
FBI Apresiasi Polri Bongkar Penipuan Email Rugikan Perusahaan AS Rp 6,2 M
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 19.23