1.999 Dapur SPPG Ditutup Sementara, Akademisi Apresiasi Ketegasan BGN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara 1.999 dapur SPPG yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penutupan dilakukan setelah BGN menyisir dan memverifikasi puluhan ribu dapur di seluruh Indonesia. Kepala BGN Sudaryono menegaskan SLHS menjadi syarat mutlak untuk memastikan keamanan dan kualitas pangan. Akademisi UMSU Dr Isthifa Kemal apresiasi ketegasan BGN dalam menilai kualitas pelaksanaan program, bukan hanya target kuantitas. Selain penutupan dapur, BGN juga mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima MBG dalam proses pemutakhiran data.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 16.31
62 Satuan Pelayanan Gizi di Tangerang Ditutup Sementara karena tak Punya SLHS
ANTARA News · 12 September 2026 pukul 15.59
62 SPPG di Tangerang ditutup karena tak kantongi SLHS
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 10.45
Hakim PN Jaksel Tolak Praperadilan ke-3 Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 09.48
Ketegasan BGN Benahi Tata Kelola Makan Bergizi Gratis Tuai Apresiasi
Berita terkait
1.999 Dapur MBG Resmi Ditutup Sementara, Ini Biang Keroknya
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 10.17
BGN Tutup Sementara 1.999 Dapur MBG yang Belum Mendaftar SLHS
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 09.31
BGN Tutup 1.999 Dapur MBG Gara-Gara Tak Daftar SLHS
JawaPos · 7 September 2026 pukul 21.00
BGN Tutup 455 SPPG Tak Penuhi SLHS, Dapur 3T Diprioritaskan September
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 17.47