BI Jatim Tawarkan Proyek Investasi Siap Tawar di EJIF 2026, Sektornya Beragam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia Jawa Timur mempersiapkan East Java Investment Forum (EJIF) 2026 dengan menawarkan proyek investasi siap tawar (IPRO) di berbagai wilayah Jawa Timur. Forum ini bertujuan menarik investor melalui peluang di sektor manufaktur, agroindustri, pariwisata, infrastruktur, kawasan industri, dan industri berkelanjutan. Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, Rifki Ismal, menekankan bahwa penguatan investasi penting untuk menjaga ketahanan ekonomi Jawa Timur di tengah ketidakpastian global. Menurutnya, Jawa Timur memiliki keunggulan seperti pasar domestik yang besar, basis manufaktur kuat, sumber daya alam beragam, serta infrastruktur dan konektivitas yang mendukung. Keunggulan ini menempatkan Jawa Timur pada posisi strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan sektor produktif bernilai tambah. EJIF 2026 mengusung tema 'Memberdayakan Jawa Timur sebagai Mesin Pertumbuhan Baru Indonesia melalui Investasi Strategis dan Berkelanjutan'.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 September 2026 pukul 09.45
Misi Dagang dan Investasi Jatim-Sumut Catatkan Transaksi Rp 2,843 Triliun
Berita terkait
BI: "Creative financing" bantu daerah jaga ekonomi
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 11.00
BI kurangi intervensi spot, kini tinggal 30 persen
ANTARA News · 28 September 2026 pukul 17.29
BI: Jatim punya modal besar perkuat ekonomi syariah nasional
ANTARA News · 26 September 2026 pukul 18.52
Ekonom: Modal asing masuk RI perlu diimbangi penguatan insentif likuiditas BI
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 12.53