BI Tekankan Kinerja Neraca Perdagangan Perlu Diperkuat Jaga Ketahanan Eksternal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) menekankan pentingnya penguatan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) untuk mendukung ketahanan eksternal di tengah ketidakpastian global. Pada Juli 2026, neraca perdagangan mencatat surplus USD 0,12 miliar, memperbaiki defisit sebesar USD 0,45 miliar pada bulan sebelumnya. Sektor perdagangan barang menunjukkan perbaikan kinerja positif secara bulanan. Pasar keuangan domestik juga mendukung likuiditas eksternal dengan aliran masuk modal asing. Pada triwulan III 2026 hingga 21 September, aliran investasi portofolio asing mencatat net inflows sebesar USD 0,4 miliar, didorong oleh penerbitan global bond Pemerintah dan inflows pada Surat Berharga Negara (SBN). Buffer devisa negara yang cukup juga menjadi pilar pendukung ketahanan eksternal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 15.30
BI optimalkan seluruh instrumen moneter untuk perkuat rupiah
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 08.44
Pertimbangkan Inflasi, BI Diminta Tahan Suku Bunga di Level 5,75%
Berita terkait
Defisit Transaksi Berjalan RI Melebar Jadi US$3,6 Miliar di Kuartal II
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 12.20
Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tetap Tumbuh Resilien di Tengah Ketidakpastian Global
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 00.07
Ekonom proyeksikan ekonomi RI tetap resilien di tengah dinamika global
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 19.16
BI Bongkar 'Kuncian' Agar Rupiah Bisa Perkasa Lawan Dolar AS
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 17.07