Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BMKG: Ancaman tsunami berstatus Siaga 0,5-3 meter di NTT, NTB, Sulsel

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi adanya ancaman tsunami berstatus Siaga di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan (Sulsel) setelah gempa tektonik magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, NTT. Gempa berkedalaman 15 kilometer dan berpusat di laut pada jarak 30 km arah timur laut Nagekeo terjadi pada pukul 04.58 WIB. Berdasarkan pemodelan, potensi ketinggian gelombang tsunami berkisar 0,5 hingga 3 meter dengan status Siaga, sementara wilayah dengan ketinggian di bawah 0,5 meter diberi status Waspada. Wilayah dengan status Siaga meliputi Manggarai Bagian Utara, Ngada Bagian Utara, Ende, Flores Timur di NTT, dan Jeneponto di Sulsel. Status Waspada diterapkan untuk Bima dan Dompu di NTB, Wajo di Sulsel, serta sebagian Flores Timur. Peringatan dini pertama dikeluarkan pukul 05.00 WIB dan peringatan kedua pukul 05.09 WIB. Gelombang pertama diperkirakan tiba mulai pukul 05.02 hingga 06.01 WIB. Dampak gempa paling kuat terasa di Aesesa, Riung, dan Kota Mbay dengan skala VII MMI, menyebabkan warga panik dan kerusakan ringan pada bangunan. Skala VI MMI terasa di Wolowae dan Bajawa, sedangkan skala V MMI di Ende, Borong, dan Ruteng. BMKG mengimbau warga di wilayah Siaga segera melakukan evakuasi ke tempat tinggi, sementara masyarakat di wilayah Waspada menjauhi pantai dan tepian sungai.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait