BMKG Catat 37 Gempa Susulan Usai Gempa M7,7 di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 37 gempa bumi susulan setelah gempa utama dengan magnitudo 7,7 (M7,7) yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa susulan ini memiliki magnitudo antara 3,7 hingga 6,2. Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menyampaikan informasi ini dalam konferensi pers daring pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Akibat gempa tersebut, air laut surut dan tsunami setinggi 0,94 meter terdeteksi di Maurole, Ende. Warga pesisir panik dan mengungsi ke tempat tinggi, sementara Pelabuhan Lorens Say dilaporkan rusak. BMKG telah mencabut peringatan dini tsunami pada pukul 07.30 WIB karena tidak ada lagi kenaikan muka air laut yang membahayakan. BMKG akan terus memantau aktivitas gempa susulan dan ketinggian tsunami, sekaligus menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, menghindari bangunan retak, tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan waspada terhadap gempa susulan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.08
37 Gempa Susulan Hantam NTT, Paling Dahsyat Berkekuatan M 6,2
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 02.12
Beruntun Gempa Susulan di Ruteng NTT Tengah Malam, Terkuat M 5,0
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 07.15
Gempa M7,7 Flores Picu 235 Gempa Susulan, BMKG: Butuh 3 Minggu untuk Stabil
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.49
Penjelasan Lengkap BMKG Terkait Gempa M 7 di NTT
Berita terkait
Sampai Kapan Gempa Susulan Guncang NTT? Ini Prediksi BMKG
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.18
BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 11.05
NTT Diguncang Gempa, Warganet: Pray for NTT
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 17.30
BMKG Catat Gempa Susulan di NTT Capai 111 Kali
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 15.19