Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

BMKG Pastikan Air Laut Surut di Dekat Gunung Anak Krakatau Tidak Terkait Erupsi

Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan bahwa fenomena air laut surut yang terekam dalam video viral pada 6 September 2026 tidak berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau. Erupsi menerus gunung tersebut tercatat berlangsung dari 4 hingga 5 September 2026, dan telah dinyatakan usai pada malam 6 September 2026. Oleh karena itu, surut laut yang terlihat pada video tidak dapat disimpulkan sebagai dampak langsung dari erupsi tersebut.

Surveyor Pemetaan Ahli Madya Badan Geologi, Athanasius Cipta, menjelaskan bahwa tidak semua fenomena surut laut menjadi indikator tsunami. Ia membedakan antara pasang surut biasa dan tanda tsunami alami. Air laut yang berpotensi menyebabkan tsunami biasanya mengalami penurunan sangat cepat dan lebih dalam dari garis surut normal.

Pernyataan ini disampaikan untuk meredam kecemasan masyarakat terkait isu potensi tsunami di kawasan Selat Sunda, terutama setelah viralnya video yang menunjukkan air laut tiba-tiba surut di dekat Gunung Anak Krakatau.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait