Gunung Anak Krakatau Erupsi, BMKG Pastikan Tak Ada Anomali Muka Air Laut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau 24 jam aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Hingga pukul 07.00 WIB, tidak ada anomali muka air laut yang terdeteksi dari 20 sensor tsunami gauge di Selat Sunda. Analisis HF Radar Array di Carita dan Tanjung Lesung menunjukkan probabilitas tsunami di bawah 40 persen dengan tinggi gelombang sekitar satu meter. BMG juga merekam gangguan geomagnetik dan petir vulkanik, namun intesitasnya tidak sebesar letusan awal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 6 September 2026 pukul 12.15
Badan Geologi: Erupsi Gunung Anak Krakatau Tidak Picu Tsunami
VOI · 6 September 2026 pukul 12.00
BMKG Pantau Erupsi Anak Krakatau, Pasang Surut Laut Normal dan Masyarakat Diminta Tenang
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 11.20
Anak Krakatau Erupsi, BMKG: Potensi Tsunami Belum Terdeteksi
Detik.com · 6 September 2026 pukul 09.47
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kapal Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Berita terkait
2 Klaster Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau Menyebar ke Jakarta, Jawa Barat hingga Bengkulu
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 12.34
Badan Geologi Kementerian ESDM Pastikan Erupsi Gunung Anak Krakatau Tak Berpotensi Tsunami
JawaPos · 6 September 2026 pukul 09.15
KAI Imbau Penumpang KRL Pakai Masker Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Detik.com · 6 September 2026 pukul 09.07
Abu Anak Krakatau Menyebar Hingga Bogor, Warga Kaget Mobilnya Penuh Debu
Detik.com · 6 September 2026 pukul 08.40