Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BMKG Tiba-Tiba Beri Peringatan Soal Pasokan Listrik, Ada Apa?

BMKG memperingatkan potensi lonjakan konsumsi listrik nasional akibat fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga awal 2027. Cuaca lebih panas selama musim kemarau akan meningkatkan penggunaan pendingin ruangan, sementara pembangkit listrik tenaga air (PLTA) menghadapi berkurangnya debit air. Informasi prakiraan curah hujan sangat penting bagi pengelola PLTA untuk mengatur pemanfaatan cadangan air dan mengantisipasi lonjakan beban listrik.

Kenaikan suhu udara akan membebani beban puncak listrik karena penggunaan AC yang tinggi. Kemampuan PLTA menghasilkan listrik berpotensi menurun jika permukaan air waduk terus berkurang. BMKG menyarankan Kementerian ESDM, PLN, dan pengelola bendungan untuk menjadikan data iklim sebagai dasar pengaturan operasi turbin dan alokasi air agar pasokan listrik tetap stabil selama musim kemarau.

El Nino diproyeksikan mencapai puncak pada Desember 2026 hingga Januari 2027. Saat ini, sekitar 54,5% wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau, dengan wilayah selatan khatulistiwa seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara mengalami kondisi kering selama lebih dari 60 hari di beberapa area.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait