BNPT: 620 Anak Terpapar Radikalisme Lewat Medsos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465948/original/003486500_1767780887-1000070110.jpg)
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mencatat 620 anak terpapar radikalisme lewat media sosial dari Januari hingga 26 Agustus 2026. Anak berusia 11-18 tahun tersebar di 34 provinsi, terpapar melalui podcast, YouTube, forum daring, dan komunitas seperti True Crime Community. Eddy Hartono menegaskan tidak semua anggota komunitas berbahaya, tetapi perubahan perilaku menunjukkan risiko. Seluruh 620 anak telah mendapat intervensi dari aparat penegak hukum. BNPT menyoroti internet sebagai sarana utama propaganda, rekrutmen, dan pendanaan terorisme. Kolaborasi dengan Kemendikbud, Kemenag, dan Kemensos melalui penguatan peran komite sekolah dalam mencegah ekstremisme di lingkungan pendidikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 2 September 2026 pukul 12.00
BNPT Catat 620 Anak Terpapar Kekerasan-Radikalisasi Lewat Medsos Sampai Podcast
Berita terkait
BNPT Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Radikalisme di Ruang Digital
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 17.45
9 Anak Sekolah di Sleman Terpapar Radikalisme dan Konten Kekerasan Ekstrem
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 19.05
Densus 88 Ajak Guru-Siswa Bedah Film Jihad Selfie, Cegah Paham Radikalisme
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 22.09
Kondisi Terbaru Maba Unpad usai Kena Sinis Dedi Mulyadi: Drop hingga Tak Semangat Kuliah
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 08.11