Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Bos BGN Buka Hasil Investigasi Sementara Keracunan MBG di Sidoarjo

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membuka hasil investigasi sementara terkait kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo, Jawa Timur. Berdasarkan investigasi, BGN menemukan indikasi kuat adanya pelanggaran Prosedur Operasional Standar (SOP), khususnya terkait waktu konsumsi makanan. Dalam kasus Sidoarjo, makanan yang seharusnya dikonsumsi sebelum pukul 10.00 disajikan dan dikonsumsi setelah pukul 12.00, dengan makanan dimasak pukul 12 malam sebelumnya. Menurut Sudaryono, lebih dari 80% kasus keracunan MBG disebabkan oleh ketidakpatuhan terhadap SOP, termasuk pemeriksaan, penyimpanan, suhu, dan batas waktu konsumsi.

BGN sedang menyisir 27.000 dapur penyedia MBG untuk memastikan kapasitas dan kepatuhan operasional. Dari hasil pemeriksaan, 363 dapur dinyatakan fiktif atau tidak berfungsi sesuai prosedur. Jika ditemukan unsur pidana, kasus akan dilaporkan ke Kejaksaan. Selain pemeriksaan, BGN juga memberikan sanksi kepada pihak yang melanggar aturan.

Dalam menanggapi kasus keracunan, BGN menegaskan prioritas utamanya adalah keselamatan dan pemulihan kesehatan penerima manfaat. Biaya pengobatan yang tidak ditanggung BPJS akan ditanggung oleh pemerintah melalui BGN, termasuk untuk pasien yang dirawat di rumah sakit swasta.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait