Komisi IX DPR Minta Satgas Dibentuk Buntut Kasus Keracunan MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini meminta Badan Gizi Nasional (BGN) membentuk satuan tugas (Satgas) khusus untuk mengawasi Makan Bergizi Gratis (MBG) pasca keracunan di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Sidoarjo. Ratusan santri (512 orang) diduga keracunan setelah menyantap MBG karena kelalaian SOP pendistribusian, sehingga makanan lebih dari 4 jam setelah dimasak dan mudah basi. Yahya juga meminta BGN menanggung biaya pengobatan korban, meningkatkan kapasitas kepala dapur SPPG, serta melakukan investigasi tuntas. Selain Sidoarjo, keracunan MBG juga terjadi di SMAN 1 Lasem, Bali, dengan 725 murid dan 25 guru mengalami mual dan diare. BGN sementara menutup dapur bermasalah, namun Yahya menekankan perlu evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola, pengawasan, dan SDM pengelola dapur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 20.33
Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan soal Keracunan MBG
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 14.38
Soal Keracunan MBG di Sidoarjo: Charles Mengusulkan Dapur Berbasis Sekolah
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 11.17
Kasus Keracunan MBG Sidoarjo, BGN Tak Akan Bantu Jika Ada Unsur Pidana
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 10.59
Kasus MBG Sidoarjo, BGN Tak Akan Bantu Jika Ada Unsur Pidana
Berita terkait
Legislator Golkar Minta BGN Evaluasi Keracunan MBG: Tanggung Jawab
Detik.com · 3 September 2026 pukul 18.10
Kepala BGN soal Keracunan MBG di Sidoarjo: Kelalaian yang Disengaja
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.54
Waka Komisi IX Dorong Ubah Model MBG Buntut Santri di Sidoarjo Keracunan
Detik.com · 3 September 2026 pukul 11.54
BGN Temukan Kelalaian Disengaja Kasus Keracunan MBG Sidoarjo, Bisa Dipidana
JawaPos · 3 September 2026 pukul 10.30