Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bos BGN Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Ini Penjelasannya

Badan Gizi Nasional (BGN) mencopot 137 Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau kepala dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah. Kepala BGN Sudaryono menyatakan pencopotan dilakukan terhadap mereka yang terbukti melanggar disiplin serta memiliki rekam jejak yang tidak sesuai standar operasional dan integritas. Daerah yang terdampak meliputi Jawa Barat, Lampung, Jawa Timur, Sumatra Utara, Banten, dan Jawa Tengah, termasuk dapur di Semarang yang terkait kasus keracunan di SMK Negeri 6 Semarang. Sudaryono menegaskan BGN menerapkan kebijakan zero toleransi terhadap keracunan, korupsi, dan penyimpangan keuangan.

Untuk memperkuat pengawasan, BGN mengembangkan sistem digital dan membuka akses informasi publik. Orang tua, sekolah, pemerintah daerah, dan dinas terkait dapat mengetahui menu makanan siswa, kandungan gizi, dapur penyedia, nama kepala SPPG, hingga keluhan yang muncul. Selain itu, BGN menyiapkan portal pengaduan bagi mitra dan kepala SPPG yang ditargetkan beroperasi dalam satu hingga dua hari. Melalui portal ini, mitra dapat melaporkan perlakuan tidak adil atau konflik, sementara kepala SPPG dapat melaporkan masalah keamanan pangan dan higiene.

Sudaryono juga menyatakan kepala SPPG berhak mengajukan perbaikan fasilitas kepada mitra jika dapur belum memenuhi standar. Jika usulan tidak ditindaklanjuti, kepala SPPG boleh mengajukan perpindahan ke dapur lain untuk menghindari risiko keracunan. BGN menegaskan langkah ini bukan sekadar memperketat pengawasan, tetapi sebagai sarana memperbaiki tata kelola agar program MBG berjalan aman dan memberikan pelayanan prima.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait