Bos Danantara: Perminas Akan Kelola Logam Tanah Jarang RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Chief Technology Officer (CTO) Danantara, Sigit Puji Santosa, menyatakan bahwa pengelolaan logam tanah jarang (LTJ) di Indonesia akan dikelola langsung oleh PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas). Perminas tidak hanya mengelola LTJ, tetapi juga akan mendorong pengembangan industri terkait, seperti industri magnet permanen hingga motor traksi kendaraan listrik. Sigit menekankan bahwa pengembangan LTJ dilakukan secara holistik karena manfaat strategisnya, terutama untuk industri kendaraan listrik (EV) dan sektor pertahanan, seperti pembuatan baja armor bersama PT Krakatau Steel. Pengembangan industri material maju juga dilihat sebagai bagian dari transformasi industri nasional menuju ekonomi berbasis teknologi dan manufaktur bernilai tambah tinggi. Indonesia perlu memanfaatkan peluang permintaan regional, membangun kapabilitas teknologi, dan bersaing di pasar global untuk mencapai skala ekonomi yang berkelanjutan. Sigit menegaskan bahwa kekuatan Indonesia bukan hanya pada ketersediaan mineral, tetapi pada kemampuan mengubahnya menjadi ekosistem industri material majur yang mendukung baterai, energi bersih, pertahanan, transportasi, dan teknologi strategis masa depan. Nickel tetap menjadi keunggulan penting, namun agenda besar adalah membangun kapasitas industri yang lebih luas, bernilai tambah tinggi, dan kompetitif secara global.
Bagikan
Berita terkait
CTO Danantara: BRIN-Perguruan Tinggi Kolaborasi Kembangkan LTJ
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.33
4 Manajer Investasi BUMN Dilebur, Danantara Mulai Konsolidasi Besar
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 13.10
Perminas Bongkar Hambatan LTJ RI, Mineral Ikutan Belum Bisa Dimanfaatkan
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 17.00
Hilirisasi Tanah Jarang Terganjal Aturan Limbah BUMN dan Kelangkaan Ahli Geologi REE
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 21.00